hit tracker
Toyota Nasmoco Tegal

Jl. Martoloyo No.113-115, Mintaragen, Tegal

Menu

Turun dari Sepeda Motor, Pemilik Ekstasi dan Sabu-sabu Disergap

Saturday, March 30th 2019.

Kepala BNN Kota Tegal Igor Budi Mardiono pada judul kasus, Jumat (29/3) sore, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berasal dari laporan publik tentang penyalahgunaan dan sirkulasi gelap narkotika. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan penggerebekan.

"Akibatnya, kami berhasil mengamankan seseorang yang baru saja turun dari sepeda motor dan berjalan beberapa meter," katanya.

Setelah penggeledahan, Igor berkata bahwa petugas mengamankan barang bukti dalam bentuk pipet yang jelas. Ketika ditanya informasi, pelaku mengakui bahwa perangkat itu baru saja digunakan untuk mengkonsumsi sabu-sabu.

"Lalu kami melakukan tes urin dan hasilnya positif mengandung amfetamin (ekstasi) dan metamfetamin," jelasnya.

Selanjutnya, Igor menambahkan, BNN sedang melakukan pencarian dengan melakukan pencarian di rumah pelaku. Personel BNN berhasil mendapatkan bukti lain dalam bentuk ekstasi hijau dan merah muda dalam kondisi tidak utuh 0,6 gram dan 0,6 gram mug.

"Pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Bukti lain yang disita adalah ID pelaku, HP, timbangan digital, celana, dan rokok. Atas tindakannya itu pelaku trauma dengan pasal 112 ayat (1) juncto pasal 127 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara. (muj / zul)

Mobil Terbaru

Related Article Turun dari Sepeda Motor, Pemilik Ekstasi dan Sabu-sabu Disergap

Thursday 11 July 2019 | berita

Ketua DPRD Kabupaten Tegal A. Firdaus Assyaerozi, Kamis (11/7) mengatakan bahwa pekerjaan Komite Khusus VII menangani limbah dilaporkan. Dan sebagai hasilnya, ada kebocoran yang luar…

Friday 2 August 2019 | berita

Menurut Kepala Polisi DBA, Aris Supriyono, para pelaku telah menyerang jantung orang cacat sebanyak empat kali. Insiden itu terjadi pada bulan Juni. Semua tindakan ini…

Friday 9 August 2019 | berita

Dari informasi yang dikumpulkan, korban bernama Nurkhikmah (16), putra sulung Imam Maliki dan Soisah, warga Kampung Cerih. Korban tidak kembali ke rumah sekitar lima bulan…