hit tracker
Toyota Nasmoco Tegal

Jl. Martoloyo No.113-115, Mintaragen, Tegal

Menu

Kopi Capar, Alternatif Baru Robusta Lokal asal Brebes

Saturday, July 13th 2019.

Di sekolah-sekolah lapangan, mereka telah diajarkan teknik-teknik untuk menanam kopi, menjaga agar pengeluaran untuk kopi tetap tersedia. "Selama ini, Brebes memiliki produk kopi siap saji, Kopi Capar yang diproduksi oleh petani di Kampung Capar, Salem. Belum tumbuh sejak beberapa tahun yang lalu," kata Tanti Palupi, kepala Hortikultura dan Kepala Perkebunan DPKP Tanti Palupi Jumat. (12/7).

Munculnya merek Capar Coffee di Brebes tidak terlepas dari bidang budidaya perkebunan kopi yang mencapai 1.035,53 hektar. Jumlahnya tersebar di lima kecamatan di Brebes selatan, yaitu Salem, Bantarkawung, Paguyangan, Sirampog dan Banjarharjo.

Setiap tahun, petani dapat menghasilkan 498,54 ton kopi.

"Dengan jumlah ini, Brebes memiliki potensi besar untuk menjadi daerah penghasil kopi selain dikenal sebagai bawang merah dan telur asin." Kopi banyak ditemukan di Distrik Salem, yang terletak di desa Capar, kopi siap saji, kopi robusta Capar, "jelasnya. .

Selain kopi Robusta di Kampung Capar, Distrik Salem, DPKP Brebes juga mempromosikan potensi kopi Arabika di desa Dawuhan, Distrik Sirampog. Kopi juga sudah mulai menghasilkan kopi. Tetapi jumlahnya tidak seperti Kopi Capar di Salem.

"Kami ingin memiliki nilai tambah petani kopi dengan mengelola kopi dari hulu hingga hilir, jadi kami tidak hanya menanam dan memanen tetapi juga mengolahnya menjadi produk," katanya.

Berbagai upaya juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes melalui DPKP, serta menyediakan sekolah lapangan reguler, serta memberikan berbagai bantuan. Pada tahun 2018, DPKP memasok biji kopi dan peralatan pemrosesan kopi unggul kepada kelompok tani Harapan Tani Makmur di Salem.

Pada 2019, bantuan yang sama diberikan kepada sekelompok petani di beberapa desa di lima daerah penghasil kopi.

"Tidak hanya menggembirakan, kami juga berupaya meningkatkan produksi kopi setiap tahun. Targetnya adalah kopi Robusta dan Arabica Robusta di Dawuhan, dan dikenal luas," jelasnya.

Saat ini, katanya, kopi Brebes telah diproduksi. Namun, pangsa pasarnya terbatas pada pasar domestik dan jumlahnya masih terbatas. Jika produksi dapat meningkat, produk kopi Brebes dapat menembus pasar ekspor.

"Ada investor yang telah menjelajahi cara memproduksi kopi dari Brebes. Hanya ada kekhawatiran dari petani jika merek asli, Capar Coffee, hilang," tambahnya.

Ketua Subdistrik Salem, Nur Ari HY mengaku senang dengan semangat petani di Distrik Salem dalam upaya mengeksplorasi potensi lokal dengan berpartisipasi di Sekolah Lapangan (SL) untuk meningkatkan hasil kopi.

"Kalau begitu, semoga Coffee Salem, Capar Coffee, bisa menjadi ikon yang bisa mengangkat Area Salem," katanya. (fid / ism / ima)

Mobil Terbaru

Related Article Kopi Capar, Alternatif Baru Robusta Lokal asal Brebes

Friday 21 June 2019 | berita

Kedua aktivitas ini adalah Khilafatul Muslimin di Desa Slarang Lor, Distrik Dukuhwaru dan MTA di Desa Trayeman, Distrik Slawi. Kepala Polisi Tegal AKBP, Dwi Agus…

Sunday 16 June 2019 | berita

Kepala Disparpora Kabupaten Tegal Suharinto, Sabtu (15/6) mengatakan bahwa peristiwa tidak menyenangkan di Objek Wisata Guci harus diperbaiki. Terutama kamar mandi 13, yang pengawasannya bukan…

Wednesday 10 July 2019 | berita

AKBP Kepala Polisi Tegal Dwi Agus Prianto mengatakan GTMCC dapat digunakan melalui aplikasi Sipoci yang dapat diunduh di playstore. Itu, menurut Kapolri, berguna untuk memantau…