hit tracker
Toyota Nasmoco Tegal

Jl. Martoloyo No.113-115, Mintaragen, Tegal

Menu

Fikri Faqih dan Habib Salim Al Jufri Ikuut Ngaji di Giren

Wednesday, March 27th 2019.

Sebelumnya, Habib Salim juga bertemu dengan ulama Ahmad bin Said di Pondok Pesantren At-Tauhidiyah. Harmoni antara Habib Salim dan Ahmad Kyai telah lama terjalin.

Tidak hanya kali ini ketua Dewan Syuro SMU datang ke Tegal. Saat membaca di Cikura, meskipun di Kabupaten Bojong, Habib Salim telah datang beberapa kali.

Pada kesempatan ini, Kiai Ahmad menyarankan UKM bersama dengan partai-partai Muslim Islam untuk menjadi landasan kekuatan ummah bersatu dan untuk menghindari tingkat perselisihan dan perselisihan.

Semangat dalam politik harus mengedepankan dua hal, agama keselamatan pertama. Yang kedua adalah berusaha memberikan manfaat maksimal kepada umat untuk membangun bangsa.

Menurut Habib Salim, pesan ini sejalan dengan visi UKM yang saat ini menjadi salah satu fokusnya pada masalah komitmen. Seperti apa yang sedang diperjuangkan dalam pemilihan legislatif, RUU tentang Perlindungan Cendekiawan dan Simbol Agama.

"Ulama sebagai pewaris nabi, harus menjadi perekat dan menyatukan umat, sehingga keberadaannya harus dilindungi, inilah yang kami coba untuk rakyat," katanya.

Habib Salim Al Jufri hadir bersama ketua UKM PKS PKS Ketua Abdul Fikri Faqih, Ketua DPD PKS di Kota Tegal Amiruddin, LC, dan Ketua DPD PKD di Kabupaten Tegal Arif Budiono. Dia mengklaim kedatangannya kali ini dalam rangka doa ke sekolah asrama Giren.

Dalam ceramahnya, Kiai Ahmad mengundang semua orang yang menghadiri Khaul untuk menjadikan Alquran prioritas. "Jika Anda ingin aman, bacalah, minta ibadat sejati, Alquran, Inginkan tauhid sejati, bacaan, yurisprudensi agung, Alquran, Alquran adalah nomor satu, dua lainnya, termasuk calon presiden," katanya, disambut tawa dari penonton.

Apakah kedatangan ketua Dewan Syura MCA untuk mendukung dukungan komitmen UKM yang akan memperjuangkan Perlindungan Ulama dan simbol agama? Ketua DPW DPW Jawa Tengah Abdul Fikri Faqih menyampaikan bahasa diplomatik.

"Tolong, bagaimana orang bisa menafsirkan, yang jelas kedatangan kami di sini untuk belajar, UKM adalah pembaca kader, salah satunya adalah untuk menghadiri bacaan seperti itu, seperti sarjana Ahmad, guru harus nomor satu, nomor dua , bahkan calon presiden, "kata Fikri Faqih. (Guh / zul)

Mobil Terbaru

Related Article Fikri Faqih dan Habib Salim Al Jufri Ikuut Ngaji di Giren

Friday 31 May 2019 | berita

Memantau jalan tol KM 263 Brebes Barat pada pukul 10.00 pagi, terjadi peningkatan jumlah pelancong yang memasuki jalan tol Trans Jawa Pejagan-Pemalang. Untuk lalu lintas,…

Wednesday 31 July 2019 | berita

Ketua Pemilihan Elvy Yuniarni mengatakan evaluasi dilakukan setelah keputusan Komisi pusat. Kegiatan ini juga disertai dengan evaluasi dana kampanye. "Karena kampanye dan dana tidak dapat…

Friday 14 June 2019 | berita

Informasi yang diperoleh dari Tim Penilai Wilayah Tegal Tegal mengatakan bahwa pencarian korban telah dilakukan sejak Rabu (12/6) hingga Kamis (13/6) sore. Tetapi itu belum…