hit tracker
Toyota Nasmoco Tegal

Jl. Martoloyo No.113-115, Mintaragen, Tegal

Menu

20 Tahun Menabung Jadi Pembungkus Tempe, Nenek 93 Tahun Berangkat Haji Tahun Ini

Saturday, July 13th 2019.

Doa disertai dengan upaya, dilakukan oleh Kurs sejak 1999. Saat itu, bangsa Indonesia dilanda krisis moneter. Kurs mulai menabung rupiah dengan hasilnya sebagai bungkus tempe.

Dari tahun ke tahun, nenek ini akhirnya berhasil mengumpulkan uang untuk mendaftar sebagai kandidat untuk naik haji tahun 2013. Ia mendaftar melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tegal dengan menyetor uang pertama sebesar Rp26 juta.

Telah dicatat sebagai peserta dalam ziarah bagi para peziarah, tarif semakin bersedia untuk menyelamatkannya. Hingga akhirnya, pada 2018, Kurs berhasil menutup defisit sebesar Rp 11 juta. Penghematan dari hasil, tidak sia-sia. Pada tahun 2019, angka, yang berusia 93 tahun, tentu meninggalkan Tanah Suci.

"Alhamdulillah, setelah menabung selama beberapa dekade, saya bisa pergi ke Tanah Suci," kata Kadar, ketika ditemui di rumahnya, Jumat (12/7).

Selama ziarah, tarif akan ditemani oleh putra sulungnya, Pidin (65). Pidin dan ibunya bergabung dengan Jagat Sweep Haji Universe. Grup ini didedikasikan untuk para lansia (lansia). Pidin yang berprofesi sebagai petani di desanya mengaku sangat bangga dengan orang tuanya. Karena, meski usianya sudah sangat tua, ibunya masih bekerja sebagai tempe.

Bisnis tempe milik saudara perempuan terakhir Pidin. Bahkan, anak-anak Kadar telah melarang dia bekerja karena dia sudah tua. "Kami telah memberi tahu anak-anak kami sering untuk membiarkan mereka beristirahat, mereka tidak harus bekerja, jadi saya dan anak-anak mencari nafkah untuk haji, tetapi ibu masih ingin bekerja sehingga dia dapat menyelamatkan dan meninggalkan ziarah. tahun ini, "kata Pidin, menyeka air mata yang menetes di pipinya.

Pidin telah terdaftar sebagai calon peziarah bersama ibunya sejak 2013. Pidin dan ibunya tidak termasuk dalam 4 kelompok dari Kabupaten Tegal. Tapi bergabunglah dengan kloter 95 dengan keberangkatan terbaru. Rencananya, Pidin dan ibunya akan dibawa langsung ke rumahnya oleh petugas haji dari Kementerian Agama di Kabupaten Tegal.

"Ibuku dan aku mulai terbang pada 4 Agustus 2019. Kami naik pesawat dengan keberangkatan terakhir, dan ibuku dan aku akan bisa menunaikan ibadah haji. Sampai sekarang di Tegal, "doa Pidin. (yer / fat / zul)

Mobil Terbaru

Related Article 20 Tahun Menabung Jadi Pembungkus Tempe, Nenek 93 Tahun Berangkat Haji Tahun Ini

Wednesday 17 April 2019 | berita

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemilihan (KPPS), Warnoto mengatakan, dari total 225 pemilih di Slawi Wetan, . Pasangan Capres 02 Prabowo-Sandiaga Uno, memperoleh 18 suara dan 3…

Friday 12 April 2019 | berita

Pemerintah Kabupaten Brebes menerima bantuan dari pemerintah pusat dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 112,5 Miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan, rehabilitasi, dan…

Saturday 8 June 2019 | berita

Ketua Komisi Pemilihan Kota Tegal, Elvy Yuniarni mengatakan dalam sambutannya, kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan bukti yang diperlukan untuk menghadapi persidangan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)…